Showing posts with label Valentino rossi. Show all posts
Showing posts with label Valentino rossi. Show all posts

Monday, March 4, 2019

ROSSI MENGELUHKAN SAKIT PINGGANG MENJELANG MOTOGP QATAR 2019

ROSSI MENGELUHKAN SAKIT PINGGANG MENJELANG MOTOGP QATAR 2019




CANDUQQ- Pebalap Monster Energy Yamaha Valentino Rossi mengeluhkan sakit pinggang jelang seri pertama MotoGP 2019 di Sirkuit Internasional Losail, Qatar, 10 Maret mendatang.

Rossi kembali menjadi pebalap tertua pada seri MotoGP musim ini. Pebalap asal Italia itu akan tampil di MotoGP Qatar saat usianya sudah 40.

Dalam wawancara bersama BT Sport usai tes resmi di Losail, Rossi mengatakan membalap di usia 40 jauh lebih sulit. Pasalnya, The Doctor merasakan sakit pinggang yang lebih buruk.
"Membalap di usia 40 tidak jauh berbeda, hanya saja sakit pinggang lebih terasa usai balapan," ujar Rossi dikutip dari Daily Star.

Rossi kembali akan berusaha mewujudkan gelar juara dunia kesepuluhnya di ajang Grand Prix musim ini. Gelar yang kali terakhir diraih Rossi pada musim 2009.

Agen Domino- Jelang balapan pertama di MotoGP Qatar, Rossi mengaku cukup optimistis dengan peluangnya merebut gelar juara dunia. Terlebih setelah Rossi mengklaim Yamaha mulai bisa memberi sepeda motor M1 yang lebih kompetitif.

"Saya cukup senang karena saya lebih optimistis, terutama karena kami sudah bekerja dengan baik dan punya atmosfer yang bagus dalam tim. Sepertinya Yamaha lebih berkonsentrasi, lebih termotivasi dibanding dua musim terakhir," ucap Rossi.

"Sejak tes di Sepang kami mencoba meningkatkan performa sepeda motor. Sayangnya ada yang bekerja, ada yang tidak, tapi itu normal. Kami butuh waktu dan harus bekerja keras untuk mengejar. Tapi, kami bisa lebih kuat daripada musim lalu," sambung Rossi.

ROSSI MENGELUHKAN SAKIT PINGGANG MENJELANG MOTOGP QATAR 2019

ROSSI MENGELUHKAN SAKIT PINGGANG MENJELANG MOTOGP QATAR 2019




CANDUQQ- Pebalap Monster Energy Yamaha Valentino Rossi mengeluhkan sakit pinggang jelang seri pertama MotoGP 2019 di Sirkuit Internasional Losail, Qatar, 10 Maret mendatang.

Rossi kembali menjadi pebalap tertua pada seri MotoGP musim ini. Pebalap asal Italia itu akan tampil di MotoGP Qatar saat usianya sudah 40.

Dalam wawancara bersama BT Sport usai tes resmi di Losail, Rossi mengatakan membalap di usia 40 jauh lebih sulit. Pasalnya, The Doctor merasakan sakit pinggang yang lebih buruk.
"Membalap di usia 40 tidak jauh berbeda, hanya saja sakit pinggang lebih terasa usai balapan," ujar Rossi dikutip dari Daily Star.

Rossi kembali akan berusaha mewujudkan gelar juara dunia kesepuluhnya di ajang Grand Prix musim ini. Gelar yang kali terakhir diraih Rossi pada musim 2009.

Agen Domino- Jelang balapan pertama di MotoGP Qatar, Rossi mengaku cukup optimistis dengan peluangnya merebut gelar juara dunia. Terlebih setelah Rossi mengklaim Yamaha mulai bisa memberi sepeda motor M1 yang lebih kompetitif.

"Saya cukup senang karena saya lebih optimistis, terutama karena kami sudah bekerja dengan baik dan punya atmosfer yang bagus dalam tim. Sepertinya Yamaha lebih berkonsentrasi, lebih termotivasi dibanding dua musim terakhir," ucap Rossi.

"Sejak tes di Sepang kami mencoba meningkatkan performa sepeda motor. Sayangnya ada yang bekerja, ada yang tidak, tapi itu normal. Kami butuh waktu dan harus bekerja keras untuk mengejar. Tapi, kami bisa lebih kuat daripada musim lalu," sambung Rossi.

Saturday, March 2, 2019

ROSSI MEMPREDIKSI PARA PESAING TERBERAT USAI TES MOTOGP2019

ROSSI MEMPREDIKSI PARA PESAING TERBERAT USAI TES MOTOGP2019


CANDUQQValentino Rossi memprediksi para pebalap yang akan menjadi pesaing terberatnya usai tes MotoGP 2019 di Malaysia dan Qatar.

Ada enam pebalap yang dinilai Rossi berpotensi bersaing di barisan depan pada balapan MotoGP 2019, jika melihat hasil tes mereka di Sepang dan Qatar.

Nama pertama yang disebutnya adalah rekan setimnya, Maverick Vinales, yang dinilainya masih amat kuat. Vinales sendiri tercatat sebagai pebalap tercepat pada tes hari terakhir pramusim MotoGP 2019 di Sirkuit Qatar.

"Bagi saya, Maverick [Vinales] dalam kondisi yang sangat bagus. Di sini [Qatar] dan Malaysia, dia selalu berada di depan," ujar Rossi seperti dikutip dari Crash.

Berikutnya, The Doctor menyebut Alex Rins dan rookie MotoGP 2019 Joan Mir dari tim Yamaha. Dua pebalap itu dinilainya memiliki potensi besar untuk meraih podium tahun ini.

"Ada nama lainnya yaitu Rins, ia sangat cepat dan membalap amat baik. Dan, sepertinya Suzuki mengalami kemajuan juga karena ada [Joan] Mir yang sangat cepat," kata Rossi dikutip dari Crash.

The Doctor juga menilai dua pebalap Ducati, Andrea Dovizioso dan Daniel Petrucci, bakal menjadi pesaing terberatnya di posisi depan.

"Dovizioso selalu sangat kuat di Qatar, begitu pula Petrucci tampil impresif selama tes [di Malaysia dan Qatar]," ucap pebalap 40 tahun itu.

Agen Domino- Terakhir, tentu saja ia tak lupa menyebut nama rival abadinya, Marc Marquez, yang berpeluang menyabet kembali gelar juara MotoGP 2019. Kondisi Marquez sendiri saat ini masih dalam penyembuhan cedera bahu usai menjalani operasi.

"Tentu saja Marquez. Mereka ini bagi saya adalah para pebalap yang bisa berada di atas," kata Rossi.

Saat ditanya kepuasannya tentang performa motor M1 Monster Energy Yamaha, Rossi menilai belum sepenuhnya puas. Ia menilai masih ada detail-detail yang harus ditingkatkan jika timnya ingin bisa bersaing di balapan sesungguhnya.

"Anda tidak pernah dalam kondisi siap seperti yang diinginkan. Namun hari ini [tes terakhir di Qatar] cukup bagus. Kami bekerja cukup baik dengan sejumlah kemajuan berarti," terang Rossi.

Friday, March 1, 2019

LORENZO BERHARAP MARQUEZ TIDAK MENYULITKAN SEPERTI REKAN TIM NYA DULU VALENTINO ROSSI

LORENZO BERHARAP MARQUEZ TIDAK MENYULITKAN SEPERTI REKAN TIM NYA DULU VALENTINO ROSSI




CANDUQQJorge Lorenzo berharap Marc Marquez yang menjadi rekan satu tim baru di tim Repsol Honda tidak seperti mantan rekan satu tim di Yamaha, Valentino Rossi.

Lorenzo merupakan salah satu pebalap yang pernah merasakan berada satu tim dengan juara-juara di kelas MotoGP. Sebelum membela tim Repsol Honda, pebalap asal Spanyol itu pernah memperkuat Yamaha dan berada satu tim dengan Rossi pada dua periode berbeda.

Pengalaman berbagi paddock dengan Rossi membuat pebalap asal Spanyol itu memiliki pengalaman. Menjelang musim baru, Lorenzo berharap Marquez tidak menjadi partner yang menyulitkan.

"Semua pebalap memiliki dua kepribadian. Di dalam dan di luar sirkuit, bersama rekan dan keluarga, ini adalah dunia yang penuh konflik, orang-orang yang tidak ikut berkompetisi, hanya melihat dari luar, tidak dapat mengerti. Saya harap Marquez tidak menjadi rekan satu tim yang lebih menyulitkan dibanding Rossi," ucap Lorenzo dikutip dari Sky Sport.

"Akan menjadi persaingan yang sengit dengan Marc, dia cepat, dia agresif, dia lapar dan dia masih 26 tahun. Dia juga merupakan juara dunia dan tahu motor lebih banyak dibanding saya," sambungnya.

Agen Domino- Ketika masih berada satu tim di Yamaha, Lorenzo dan Rossi sempat memiliki kisah yang ramai dengan isu miring, termasuk mengenai keberadaan dinding pembatas di dalam pit beberapa tahun lalu.

Menjelang balapan pertama yang akan berlangsung 10 Maret mendatang, Lorenzo mengaku kondisi fisiknya semakin siap usai mengalami cedera bahu pada akhir musim lalu.



Pemilik tiga gelar juara dunia itu pun optimistis bisa menjadi pebalap yang berpeluang menjadi juara pada musim depan, selain Marquez yang diakui sebagai pebalap favorit menjadi juara.

"Saya adalah pebalap favorit [untuk meraih gelar juara], tapi semua orang tahu saya sangat keras kepala, bukan hanya saya yang akan bersaing dengan Marquez untuk meraih gelar juara. Tahun ini saya pikir ada enam atau tujuh pebalap yang bisa meraih gelar juara," kata Lorenzo. (mr)


LORENZO BERHARAP MARQUEZ TIDAK MENYULITKAN SEPERTI REKAN TIM NYA DULU VALENTINO ROSSI

LORENZO BERHARAP MARQUEZ TIDAK MENYULITKAN SEPERTI REKAN TIM NYA DULU VALENTINO ROSSI




CANDUQQJorge Lorenzo berharap Marc Marquez yang menjadi rekan satu tim baru di tim Repsol Honda tidak seperti mantan rekan satu tim di Yamaha, Valentino Rossi.

Lorenzo merupakan salah satu pebalap yang pernah merasakan berada satu tim dengan juara-juara di kelas MotoGP. Sebelum membela tim Repsol Honda, pebalap asal Spanyol itu pernah memperkuat Yamaha dan berada satu tim dengan Rossi pada dua periode berbeda.

Pengalaman berbagi paddock dengan Rossi membuat pebalap asal Spanyol itu memiliki pengalaman. Menjelang musim baru, Lorenzo berharap Marquez tidak menjadi partner yang menyulitkan.

"Semua pebalap memiliki dua kepribadian. Di dalam dan di luar sirkuit, bersama rekan dan keluarga, ini adalah dunia yang penuh konflik, orang-orang yang tidak ikut berkompetisi, hanya melihat dari luar, tidak dapat mengerti. Saya harap Marquez tidak menjadi rekan satu tim yang lebih menyulitkan dibanding Rossi," ucap Lorenzo dikutip dari Sky Sport.

"Akan menjadi persaingan yang sengit dengan Marc, dia cepat, dia agresif, dia lapar dan dia masih 26 tahun. Dia juga merupakan juara dunia dan tahu motor lebih banyak dibanding saya," sambungnya.

Agen Domino- Ketika masih berada satu tim di Yamaha, Lorenzo dan Rossi sempat memiliki kisah yang ramai dengan isu miring, termasuk mengenai keberadaan dinding pembatas di dalam pit beberapa tahun lalu.

Menjelang balapan pertama yang akan berlangsung 10 Maret mendatang, Lorenzo mengaku kondisi fisiknya semakin siap usai mengalami cedera bahu pada akhir musim lalu.



Pemilik tiga gelar juara dunia itu pun optimistis bisa menjadi pebalap yang berpeluang menjadi juara pada musim depan, selain Marquez yang diakui sebagai pebalap favorit menjadi juara.

"Saya adalah pebalap favorit [untuk meraih gelar juara], tapi semua orang tahu saya sangat keras kepala, bukan hanya saya yang akan bersaing dengan Marquez untuk meraih gelar juara. Tahun ini saya pikir ada enam atau tujuh pebalap yang bisa meraih gelar juara," kata Lorenzo. (mr)


Thursday, February 28, 2019

VINALES TERCEPAT PADA TES MOTOGP 2019 DI QATAR, ROSSI KEEMPAT

VINALES TERCEPAT PADA TES MOTOGP 2019 DI QATAR, ROSSI KEEMPAT




CANDUQQ-  Maverick Vinales mencatatkan waktu tercepat pada hari terakhir tes pramusim MotoGP 2019 di Sirkuit Internasional Qatar, Senin (25/2), sedangkan rekannya di Monster Energy Yamaha Valentino Rossi berada di urutan keempat.

Melakoni 25 dari 50 lap, Vinales membukukan waktu 1 menit 54,208 detik di salah satu lap atau menjadi yang tercepat di antara pebalap lainnya.

Di posisi kedua ada pebalap tim Petronas Yamaha Fabio Quartararo. Rider asal Prancis itu hanya selisih 0,233 detik dari Vinales.

Juara MotoGP 2018, Marc Marquez, berada di posisi ketiga tercepat dengan catatan waktu 1 menit 54,613 detik.

Catatan itu merupakan peningkatan karena pada tes hari kedua, Minggu (24/2), Marquez hanya berada di urutan kelima dengan waktu tercepat 1 menit 55,004 detik.

Sementara itu, Rossi berada di urutan keempat dengan meraih lap tercepat dari 35 lap yakni 1 menit 54,651 detik. Torehan itu juga memperbaiki catatan waktunya di tes hari terakhir ini.

Pada hari kedua, The Doctor harus puas berada di urutan ke-19 dengan catatan waktu 1 menit 55,795 detik. Rossi saat itu menyebut ia masih sangat lambat dengan motor M1 tunggangannya tersebut.

"Hari ini [Minggu] lebih berat. Saya harus berusaha lebih keras, terutama di ban belakang. Kemarin kami memiliki setting dasar, saya tidak terlalu buruk."

Agen Domino- Kami berusaha untuk memperbaikinya, mencoba sejumlah hal berbeda, namun juga beberapa material yang berbeda. Sayang sekali, kami tidak bisa memperbaikinya,ujar Rossi dikutip dari Crash.

Di posisi kelima pada tes MotoGP 2019 Qatar ditempati rekan setim Marquez di Repsol Honda, Jorge Lorenzo. Ia mencatatkan waktu tercepat 1 menit 54,653 detik.

Hasil Hari Terakhir Tes MotoGP 2019 di Sirkuit Qatar (10 Besar)

1. VINALES, Maverick Monster Energy Yamaha MotoGP 1:54.208 25 / 50
2. QUARTARARO, Fabio Petronas Yamaha SRT 1:54.441 0.233 0.233 28 / 48
3. MARQUEZ, Marc Repsol Honda Team 1:54.613 0.405 0.172 30 / 53
4. ROSSI, Valentino Monster Energy Yamaha MotoGP 1:54.651 0.443 0.038 35 / 38
5. LORENZO, Jorge Repsol Honda Team 1:54.653 0.445 0.002 26 / 33
6. MORBIDELLI, Franco Petronas Yamaha SRT 1:54.660 0.452 0.007 42 / 61
7. ESPARGARO, Pol Red Bull KTM Factory Racing 1:54.770 0.562 0.110 27 / 37
8. NAKAGAMI, Takaaki LCR Honda IDEMITSU 1:54.789 0.581 0.019 48 / 50
9. PETRUCCI, Danilo Mission Winnow Ducati 1:54.818 0.610 0.029 19 / 43
10. MILLER, Jack Alma Pramac Racing 1:54.851 0.643 0.033 47 / 47 (bac)

VINALES TERCEPAT PADA TES MOTOGP 2019 DI QATAR, ROSSI KEEMPAT

VINALES TERCEPAT PADA TES MOTOGP 2019 DI QATAR, ROSSI KEEMPAT




CANDUQQ-  Maverick Vinales mencatatkan waktu tercepat pada hari terakhir tes pramusim MotoGP 2019 di Sirkuit Internasional Qatar, Senin (25/2), sedangkan rekannya di Monster Energy Yamaha Valentino Rossi berada di urutan keempat.

Melakoni 25 dari 50 lap, Vinales membukukan waktu 1 menit 54,208 detik di salah satu lap atau menjadi yang tercepat di antara pebalap lainnya.

Di posisi kedua ada pebalap tim Petronas Yamaha Fabio Quartararo. Rider asal Prancis itu hanya selisih 0,233 detik dari Vinales.

Juara MotoGP 2018, Marc Marquez, berada di posisi ketiga tercepat dengan catatan waktu 1 menit 54,613 detik.

Catatan itu merupakan peningkatan karena pada tes hari kedua, Minggu (24/2), Marquez hanya berada di urutan kelima dengan waktu tercepat 1 menit 55,004 detik.

Sementara itu, Rossi berada di urutan keempat dengan meraih lap tercepat dari 35 lap yakni 1 menit 54,651 detik. Torehan itu juga memperbaiki catatan waktunya di tes hari terakhir ini.

Pada hari kedua, The Doctor harus puas berada di urutan ke-19 dengan catatan waktu 1 menit 55,795 detik. Rossi saat itu menyebut ia masih sangat lambat dengan motor M1 tunggangannya tersebut.

"Hari ini [Minggu] lebih berat. Saya harus berusaha lebih keras, terutama di ban belakang. Kemarin kami memiliki setting dasar, saya tidak terlalu buruk."

Agen Domino- Kami berusaha untuk memperbaikinya, mencoba sejumlah hal berbeda, namun juga beberapa material yang berbeda. Sayang sekali, kami tidak bisa memperbaikinya,ujar Rossi dikutip dari Crash.

Di posisi kelima pada tes MotoGP 2019 Qatar ditempati rekan setim Marquez di Repsol Honda, Jorge Lorenzo. Ia mencatatkan waktu tercepat 1 menit 54,653 detik.

Hasil Hari Terakhir Tes MotoGP 2019 di Sirkuit Qatar (10 Besar)

1. VINALES, Maverick Monster Energy Yamaha MotoGP 1:54.208 25 / 50
2. QUARTARARO, Fabio Petronas Yamaha SRT 1:54.441 0.233 0.233 28 / 48
3. MARQUEZ, Marc Repsol Honda Team 1:54.613 0.405 0.172 30 / 53
4. ROSSI, Valentino Monster Energy Yamaha MotoGP 1:54.651 0.443 0.038 35 / 38
5. LORENZO, Jorge Repsol Honda Team 1:54.653 0.445 0.002 26 / 33
6. MORBIDELLI, Franco Petronas Yamaha SRT 1:54.660 0.452 0.007 42 / 61
7. ESPARGARO, Pol Red Bull KTM Factory Racing 1:54.770 0.562 0.110 27 / 37
8. NAKAGAMI, Takaaki LCR Honda IDEMITSU 1:54.789 0.581 0.019 48 / 50
9. PETRUCCI, Danilo Mission Winnow Ducati 1:54.818 0.610 0.029 19 / 43
10. MILLER, Jack Alma Pramac Racing 1:54.851 0.643 0.033 47 / 47 (bac)

Tuesday, February 5, 2019

CANDUQQ | ROSSI MEMINTA VINALES MELAMBAT PADA MOTOGP 2019

ROSSI MEMINTA VINALES MELAMBAT PADA MOTOGP 2019




CANDUQQ- Pembalap Monster Energy Yamaha Valentino Rossi meminta Maverick Vinales untuk tampil lebih lambat agar lebih mudah baginya untuk memenangkan balapan MotoGP 2019.

Pernyataan itu diungkapkan oleh Rossi saat memperkenalkan penampilan baru Yamaha YZR-M1 di Four Season Hotel, Jakarta, Senin (4/2). Rossi menyebutnya ketika pembawa acara memintanya untuk mengirimkan pesan kepada rekan setimnya.

"Cobalah lebih lambat. Jangan berisik dan jangan terlalu banyak menekan. Ha ha ha. Kita harus berjuang untuk masuk ke papan atas," kata Rossi sambil bercanda.
Bersama Vinales, Rossi berharap Yamaha bisa tampil lebih kuat dari musim sebelumnya. Dia juga mengaku siap meningkatkan kinerjanya agar mendapat hasil yang lebih baik di musim ini.

"Kami adalah pasangan yang baik. Dia [Vinales] masih muda dan saya belum terlalu tua. Tapi saya cukup lama [di MotoGP] dan memiliki banyak pengalaman. Tetapi Vinales adalah pembalap yang cepat dan kuat. Kami akan berusaha lebih baik sehingga kita bisa lebih kuat, "jelasnya.

Menanggapi pernyataan Rossi, Vinales juga memberikan pernyataan. Menurutnya, Rossi adalah pembalap senior yang memberikan banyak pengetahuan sepanjang lomba.

"Ketika dia selesai balapan dan Rossi membuka helmnya, dia segera tersenyum dan mengatakan bahwa kami adalah teman. Kita bisa melakukan semuanya bersama," kata Vinales.

Agen Domino- Sementara itu, Kepala Tim MotoGP Yamaha Lin Jarvis menyatakan optimismenya kepada dua pembalap. Selain itu, ia telah menyediakan semua kebutuhan yang mereka berdua butuhkan untuk dapat melakukan yang terbaik di MotoGP 2019.

"Sebagai sebuah tim, kami tahu mereka dapat memenangkan kejuaraan. Kami juga telah menyediakan alat bagi mereka untuk menyelesaikan pekerjaan dengan baik dan kami berharap mereka dapat bekerja sama dengan baik musim ini dan menjadi sukses musim ini," kata Jarvis.

Dua musim sebelumnya, Rossi dan Vinales bergantian mengungguli satu sama lain. Pada 2017 MotoGP, Vinales berada di peringkat ketiga dan Rossi di peringkat kelima. Sementara di musim lalu Rossi berhasil menembus posisi tiga besar diikuti oleh Vinales di tempat keempat.

Friday, February 1, 2019

CANDUQQ | ROSSI SELALU KENCAN SEBELUM BALAPAN DI MOTOGP

ROSSI SELALU KENCAN SEBELUM BALAPAN DI MOTOGP




CANDUQQ- Pebalap Yamaha Valentino Rossi punya ritual yang romantis sebelum tampil pada balapan MotoGP. The Doctor mengaku selalu "berkencan" dengan sepeda motor sebelum balapan.

Rossi memiliki sejumlah ritual sebelum menjalani balapan. Salah satu yang terkenal adalah pebalap 39 tahun itu selalu "berbicara" dengan sepeda motor yang akan ditungganginya.

Dalam wawancara dengan Che Tempo Che Fa di televisi RAI, Rossi mengakui selalu "berkencan" sebelum tampil dalam balapan. Namun, kencan itu bukan bersama kekasihnya saat ini Francesca Sofia Novello, melainkan dengan sepeda motor yang akan digunakannya.

"Sebelum balapan saya menghabiskan sekitar 40 menit di sekitar sepeda motor, saya berbicara dengannya, hampir seperti kami sedang berkencan. Saya menyimpan semua sepeda motor Yamaha yang membuat saya juara dunia," ujar Rossi dikutip dari Crash.

Rossi akan berusia 40 saat seri pertama MotoGP 2019 berlangsung di Sirkuit Losail, Qatar, 10 Maret mendatang. Mantan pebalap Repsol Honda dan Ducati itu mengaku tidak pernah berencana tetap tampil di ajang Grand Prix saat sudah 40 tahun.

"Saya akan 40 tahun. Saya tidak pernah berpikir akan membalap selama ini. Tapi, saya tidak pernah mempertanyakan diri sendiri apakah saya akan membalap hingga 40 tahun, karena impian saya adalah menjadi pebalap sepeda motor," ucap Rossi.

Agen Domino- "Mungkin pebalap lain akan melakukannya di masa depan, tapi yang penting adalah tetap tampil kompetitif. Ketika saya memperpanjang kontrak hingga Maret 2018, saya sadar akan membalap hingga 40 tahun. Saya yakin, jika kami bisa meningkatkan kemampuan motor, kami bisa tampil kuat," sambung Rossi.


Rossi dijadwalkan hadir di Jakarta bersama Maverick Vinales pada peluncuran baru sepeda motor M1 untuk MotoGP 2019, 4 Febuari mendatang. Setelah itu kedua pebalap Yamaha akan tampil pada tes pramusim MotoGP 2019 di Sirkuit Sepang, Malaysia, 6-8 Februari mendatang.

CANDUQQ | ROSSI SELALU KENCAN SEBELUM BALAPAN DI MOTOGP

ROSSI SELALU KENCAN SEBELUM BALAPAN DI MOTOGP




CANDUQQ- Pebalap Yamaha Valentino Rossi punya ritual yang romantis sebelum tampil pada balapan MotoGP. The Doctor mengaku selalu "berkencan" dengan sepeda motor sebelum balapan.

Rossi memiliki sejumlah ritual sebelum menjalani balapan. Salah satu yang terkenal adalah pebalap 39 tahun itu selalu "berbicara" dengan sepeda motor yang akan ditungganginya.

Dalam wawancara dengan Che Tempo Che Fa di televisi RAI, Rossi mengakui selalu "berkencan" sebelum tampil dalam balapan. Namun, kencan itu bukan bersama kekasihnya saat ini Francesca Sofia Novello, melainkan dengan sepeda motor yang akan digunakannya.

"Sebelum balapan saya menghabiskan sekitar 40 menit di sekitar sepeda motor, saya berbicara dengannya, hampir seperti kami sedang berkencan. Saya menyimpan semua sepeda motor Yamaha yang membuat saya juara dunia," ujar Rossi dikutip dari Crash.

Rossi akan berusia 40 saat seri pertama MotoGP 2019 berlangsung di Sirkuit Losail, Qatar, 10 Maret mendatang. Mantan pebalap Repsol Honda dan Ducati itu mengaku tidak pernah berencana tetap tampil di ajang Grand Prix saat sudah 40 tahun.

"Saya akan 40 tahun. Saya tidak pernah berpikir akan membalap selama ini. Tapi, saya tidak pernah mempertanyakan diri sendiri apakah saya akan membalap hingga 40 tahun, karena impian saya adalah menjadi pebalap sepeda motor," ucap Rossi.

Agen Domino- "Mungkin pebalap lain akan melakukannya di masa depan, tapi yang penting adalah tetap tampil kompetitif. Ketika saya memperpanjang kontrak hingga Maret 2018, saya sadar akan membalap hingga 40 tahun. Saya yakin, jika kami bisa meningkatkan kemampuan motor, kami bisa tampil kuat," sambung Rossi.


Rossi dijadwalkan hadir di Jakarta bersama Maverick Vinales pada peluncuran baru sepeda motor M1 untuk MotoGP 2019, 4 Febuari mendatang. Setelah itu kedua pebalap Yamaha akan tampil pada tes pramusim MotoGP 2019 di Sirkuit Sepang, Malaysia, 6-8 Februari mendatang.

Saturday, December 29, 2018

CANDUQQ | ROSSI DUKUNG MURIDNYA, FRANCESCO BAGNAIA SUKSES DI MOTO GP

ROSSI DUKUNG MURIDNYA, FRANCESCO BAGNAIA SUKSES DI MOTO GP




CANDUQQ- Pembalap Movistar Yamaha, Valentino Rossi meyakini anak didiknya, Francesco Bagnaia  punya masa depan di MotoGP. Itu sudah terlihat kala Rossi menyaksikan langsung aksi Bagnaia di tes MotoGP Valencia dan Jerez bulan lalu.

Pada tes di Valencia (20-21 November), Bagnaia yang menggeber motor Desmisedici milik Pramac Ducati tampil cukup impresif. Dia menempati posisi ke-11.

Performa lebih apik ditunjukkan pembalap berjuluk Pecco itu di tes MotoGP Jerez (28-29 November). Dia berhasil menghuni posisi kesembilan.

Agen Domino- Spekulasi bermunculan terkait masa depan pembalap Italia itu. Salah satu pertanyaan yang muncul adalah kemungkinan peluangnya menembus tim Ducati pada 2020. Apalagi, pembalap Ducati Danilo Petrucci hanya diikat kontrak berdurasi setahun oleh tim asal Bologna itu.

Jika kontraknya tak diperpanjang, bakal ada satu kursi kosong di Ducati pada 2020.

"(Peluang jadi pembalap tim pabrikan) tergantung pada beberapa faktor berbeda. Sulit bicara soal itu sekarang, tapi bukan hal mustahil," kata Rossi tentang prospek Bagnaia di MotoGP, seperti dilansir Speedweek, Jumat (28/12/2018).

"Pecco akan kuat di kelas MotoGP. Buktinya adalah hasil tes pada November. Dia masih muda dan seorang Italia, jadi dia bagus untuk Ducati," kata Rossi.

 

Sunday, December 16, 2018

CANDUQQ | ROSSI SEBUT DUEL DENGAN LORENZO DI CATALUNYA 2009 ADALAH YANG TERBAIK

ROSSI SEBUT DUEL DENGAN LORENZO DI CATALUNYA 2009 ADALAH YANG TERBAIK




CANDUQQ- Musim 2019 akan menjadi musim ke-24 Valentino Rossi berkiprah di ajang MotoGP. Sejauh ini ia telah mengoleksi 232 podium, 115 kemenangan dan 65 pole.

Sudah tak terhitung lagi berapa banyak duel yang ia jalani di sepanjang kariernya, terutama di kelas tertinggi, MotoGP. Meski begitu, ada dua pertarungan sengit yang paling diingat dari aksi-aksi Rossi ini.

Hal itu yakni ketika bersama Casey Stoner di Tikungan Corkscrew Sirkuit Laguna Seca, Amerika Serikat pada MotoGP 2008 silam dan bersama Jorge Lorenzo di tikungan terakhir Sirkuit Barcelona-Catalunya, Spanyol setahun setelahnya.

Ketika ditanya duel mana yang paling berkesan di antara keduanya, The Doctor pun mengaku bahwa pertarungan kontra Lorenzo di Catalunya lah yang menurutnya paling dahsyat. Hal ini ia sampaikan lewat Motorsport Total.

Rider Italia berusia 39 tahun ini pun menyatakan bahwa atmosfer persaingan dengan Lorenzo kala itu sudah memanas sejak Jumat pagi. Selain keduanya sama-sama membela Fiat Yamaha, Catalunya adalah kandang Lorenzo, namun juga sirkuit favorit Rossi. Tak satu pun dari keduanya mau mengalah.

Sudah Bertarung

Agen Domino- Sejak Jumat pagi, kami sudah bertarung melawan satu sama lain. Kami mencetak waktu terbaik dalam sesi latihan, lalu memperebutkan pole dan juga tercepat di sesi pemanasan, kemudian di sepanjang balapan sampai di tikungan terakhir. Saya rasa itu adalah duel terbaik yang pernah saya jalani, karena kami punya senjata yang sama, ungkap Rossi.

Kini 12 Rider BerdekatanMeski begitu, era 2009 pun diyakini Rossi cukup berbeda dengan level persaingan selama tiga tahun terakhir, di mana performa motor-motor peserta semakin setara, dan pemenang pun makin tak terprediksi. Puncaknya terjadi pada 2016, di mana terdapat sembilan pebalap berbeda meraih kemenangan di sepanjang musim.

Sungguh Menakjubkan

"Level performa di MotoGP saat ini sungguh menakjubkan. Para rider di 12 besar sangat berdekatan sejak Jumat pagi sampai Minggu siang. Kini setiap rider bisa menentukan ban mana yang membuatnya lebih nyaman dan teknis standarnya juga tak banyak berubah. Semua motor makin baik dan makin berdekatan, levelnya nyaris setara," ungkapnya.

Wednesday, December 5, 2018

CANDUQQ | MOTOGP, BEDA PENDAPAT ANTARA ROSSI DAN VINALES TENTANG MOTOR BARU YAMAHA



CANDUQQ- Valentino Rossi dan Maverick Vinales belum sependapat mengenai motor baru Yamaha untuk MotoGP 2019. Saat Vinales memuji performa motot tersebut, sementara Rossi justru bertolak belakang.

Menurut Rossi, Yamaha masih perlu kerja ekstra agar kompetitif melawan Honda dan Ducati. "Saya menyukai optimisme Maverick," kata Rossi tersenyum, seperti dilansir GP One, Jumat (30/11/2018).

"Tapi, sebelum menyanyikan lagu kemenangan, kami harus menyelesaikan masalahnya. Ini tak mengabaikan fakta dia cepat di sini (tes MotoGP Jerez), salah satu pembalap tercepat di lintasan."

Hasil yang dibukukan Rossi dan Vinales pada tes MotoGP di Jerez, Rabu-Kamis (28-29/11/2018), memang bertolak belakang. Pada hari pertama Vinales menghuni posisi keempat, sedangkan Rossi terpuruk di urutan ke-17. Vinales makin kompetitif pada hari kedua dengan menempati posisi ketiga. Rossi juga tampil lebih baik, tapi hanya berada di urutan ke-11.

"Situasi teknis di MotoGP telah berubah dalam beberapa tahun terakhir. Ducati yang pertama melakukan perubahan besar, terutama jumlah orang yang bekerja di lintasan dan di perusahaan. Mereka sudah mendekati organisasi seperti di F1 dan Honda mengikuti seperti itu," urai The Doctor.

"Itulah yang saya garis bawahi dalam beberapa bulan terakhir. Kami perlu melakukan yang sama jika ingin bersaing melawan mereka," imbuh Rossi.

Saat ditanya apakah harapannya sudah terwujud, Rossi menjawab singkat.

"Apa yang Anda lihat? Jadi katakan saja Vinales benar," ujar Valentino Rossi sembari tertawa.

 

CANDUQQ | MOTOGP, BEDA PENDAPAT ANTARA ROSSI DAN VINALES TENTANG MOTOR BARU YAMAHA



CANDUQQ- Valentino Rossi dan Maverick Vinales belum sependapat mengenai motor baru Yamaha untuk MotoGP 2019. Saat Vinales memuji performa motot tersebut, sementara Rossi justru bertolak belakang.

Menurut Rossi, Yamaha masih perlu kerja ekstra agar kompetitif melawan Honda dan Ducati. "Saya menyukai optimisme Maverick," kata Rossi tersenyum, seperti dilansir GP One, Jumat (30/11/2018).

"Tapi, sebelum menyanyikan lagu kemenangan, kami harus menyelesaikan masalahnya. Ini tak mengabaikan fakta dia cepat di sini (tes MotoGP Jerez), salah satu pembalap tercepat di lintasan."

Hasil yang dibukukan Rossi dan Vinales pada tes MotoGP di Jerez, Rabu-Kamis (28-29/11/2018), memang bertolak belakang. Pada hari pertama Vinales menghuni posisi keempat, sedangkan Rossi terpuruk di urutan ke-17. Vinales makin kompetitif pada hari kedua dengan menempati posisi ketiga. Rossi juga tampil lebih baik, tapi hanya berada di urutan ke-11.

"Situasi teknis di MotoGP telah berubah dalam beberapa tahun terakhir. Ducati yang pertama melakukan perubahan besar, terutama jumlah orang yang bekerja di lintasan dan di perusahaan. Mereka sudah mendekati organisasi seperti di F1 dan Honda mengikuti seperti itu," urai The Doctor.

"Itulah yang saya garis bawahi dalam beberapa bulan terakhir. Kami perlu melakukan yang sama jika ingin bersaing melawan mereka," imbuh Rossi.

Saat ditanya apakah harapannya sudah terwujud, Rossi menjawab singkat.

"Apa yang Anda lihat? Jadi katakan saja Vinales benar," ujar Valentino Rossi sembari tertawa.