Showing posts with label MAVERICK VINALES. Show all posts
Showing posts with label MAVERICK VINALES. Show all posts

Saturday, March 2, 2019

ROSSI MEMPREDIKSI PARA PESAING TERBERAT USAI TES MOTOGP2019

ROSSI MEMPREDIKSI PARA PESAING TERBERAT USAI TES MOTOGP2019


CANDUQQValentino Rossi memprediksi para pebalap yang akan menjadi pesaing terberatnya usai tes MotoGP 2019 di Malaysia dan Qatar.

Ada enam pebalap yang dinilai Rossi berpotensi bersaing di barisan depan pada balapan MotoGP 2019, jika melihat hasil tes mereka di Sepang dan Qatar.

Nama pertama yang disebutnya adalah rekan setimnya, Maverick Vinales, yang dinilainya masih amat kuat. Vinales sendiri tercatat sebagai pebalap tercepat pada tes hari terakhir pramusim MotoGP 2019 di Sirkuit Qatar.

"Bagi saya, Maverick [Vinales] dalam kondisi yang sangat bagus. Di sini [Qatar] dan Malaysia, dia selalu berada di depan," ujar Rossi seperti dikutip dari Crash.

Berikutnya, The Doctor menyebut Alex Rins dan rookie MotoGP 2019 Joan Mir dari tim Yamaha. Dua pebalap itu dinilainya memiliki potensi besar untuk meraih podium tahun ini.

"Ada nama lainnya yaitu Rins, ia sangat cepat dan membalap amat baik. Dan, sepertinya Suzuki mengalami kemajuan juga karena ada [Joan] Mir yang sangat cepat," kata Rossi dikutip dari Crash.

The Doctor juga menilai dua pebalap Ducati, Andrea Dovizioso dan Daniel Petrucci, bakal menjadi pesaing terberatnya di posisi depan.

"Dovizioso selalu sangat kuat di Qatar, begitu pula Petrucci tampil impresif selama tes [di Malaysia dan Qatar]," ucap pebalap 40 tahun itu.

Agen Domino- Terakhir, tentu saja ia tak lupa menyebut nama rival abadinya, Marc Marquez, yang berpeluang menyabet kembali gelar juara MotoGP 2019. Kondisi Marquez sendiri saat ini masih dalam penyembuhan cedera bahu usai menjalani operasi.

"Tentu saja Marquez. Mereka ini bagi saya adalah para pebalap yang bisa berada di atas," kata Rossi.

Saat ditanya kepuasannya tentang performa motor M1 Monster Energy Yamaha, Rossi menilai belum sepenuhnya puas. Ia menilai masih ada detail-detail yang harus ditingkatkan jika timnya ingin bisa bersaing di balapan sesungguhnya.

"Anda tidak pernah dalam kondisi siap seperti yang diinginkan. Namun hari ini [tes terakhir di Qatar] cukup bagus. Kami bekerja cukup baik dengan sejumlah kemajuan berarti," terang Rossi.

Thursday, February 28, 2019

VINALES TERCEPAT PADA TES MOTOGP 2019 DI QATAR, ROSSI KEEMPAT

VINALES TERCEPAT PADA TES MOTOGP 2019 DI QATAR, ROSSI KEEMPAT




CANDUQQ-  Maverick Vinales mencatatkan waktu tercepat pada hari terakhir tes pramusim MotoGP 2019 di Sirkuit Internasional Qatar, Senin (25/2), sedangkan rekannya di Monster Energy Yamaha Valentino Rossi berada di urutan keempat.

Melakoni 25 dari 50 lap, Vinales membukukan waktu 1 menit 54,208 detik di salah satu lap atau menjadi yang tercepat di antara pebalap lainnya.

Di posisi kedua ada pebalap tim Petronas Yamaha Fabio Quartararo. Rider asal Prancis itu hanya selisih 0,233 detik dari Vinales.

Juara MotoGP 2018, Marc Marquez, berada di posisi ketiga tercepat dengan catatan waktu 1 menit 54,613 detik.

Catatan itu merupakan peningkatan karena pada tes hari kedua, Minggu (24/2), Marquez hanya berada di urutan kelima dengan waktu tercepat 1 menit 55,004 detik.

Sementara itu, Rossi berada di urutan keempat dengan meraih lap tercepat dari 35 lap yakni 1 menit 54,651 detik. Torehan itu juga memperbaiki catatan waktunya di tes hari terakhir ini.

Pada hari kedua, The Doctor harus puas berada di urutan ke-19 dengan catatan waktu 1 menit 55,795 detik. Rossi saat itu menyebut ia masih sangat lambat dengan motor M1 tunggangannya tersebut.

"Hari ini [Minggu] lebih berat. Saya harus berusaha lebih keras, terutama di ban belakang. Kemarin kami memiliki setting dasar, saya tidak terlalu buruk."

Agen Domino- Kami berusaha untuk memperbaikinya, mencoba sejumlah hal berbeda, namun juga beberapa material yang berbeda. Sayang sekali, kami tidak bisa memperbaikinya,ujar Rossi dikutip dari Crash.

Di posisi kelima pada tes MotoGP 2019 Qatar ditempati rekan setim Marquez di Repsol Honda, Jorge Lorenzo. Ia mencatatkan waktu tercepat 1 menit 54,653 detik.

Hasil Hari Terakhir Tes MotoGP 2019 di Sirkuit Qatar (10 Besar)

1. VINALES, Maverick Monster Energy Yamaha MotoGP 1:54.208 25 / 50
2. QUARTARARO, Fabio Petronas Yamaha SRT 1:54.441 0.233 0.233 28 / 48
3. MARQUEZ, Marc Repsol Honda Team 1:54.613 0.405 0.172 30 / 53
4. ROSSI, Valentino Monster Energy Yamaha MotoGP 1:54.651 0.443 0.038 35 / 38
5. LORENZO, Jorge Repsol Honda Team 1:54.653 0.445 0.002 26 / 33
6. MORBIDELLI, Franco Petronas Yamaha SRT 1:54.660 0.452 0.007 42 / 61
7. ESPARGARO, Pol Red Bull KTM Factory Racing 1:54.770 0.562 0.110 27 / 37
8. NAKAGAMI, Takaaki LCR Honda IDEMITSU 1:54.789 0.581 0.019 48 / 50
9. PETRUCCI, Danilo Mission Winnow Ducati 1:54.818 0.610 0.029 19 / 43
10. MILLER, Jack Alma Pramac Racing 1:54.851 0.643 0.033 47 / 47 (bac)

VINALES TERCEPAT PADA TES MOTOGP 2019 DI QATAR, ROSSI KEEMPAT

VINALES TERCEPAT PADA TES MOTOGP 2019 DI QATAR, ROSSI KEEMPAT




CANDUQQ-  Maverick Vinales mencatatkan waktu tercepat pada hari terakhir tes pramusim MotoGP 2019 di Sirkuit Internasional Qatar, Senin (25/2), sedangkan rekannya di Monster Energy Yamaha Valentino Rossi berada di urutan keempat.

Melakoni 25 dari 50 lap, Vinales membukukan waktu 1 menit 54,208 detik di salah satu lap atau menjadi yang tercepat di antara pebalap lainnya.

Di posisi kedua ada pebalap tim Petronas Yamaha Fabio Quartararo. Rider asal Prancis itu hanya selisih 0,233 detik dari Vinales.

Juara MotoGP 2018, Marc Marquez, berada di posisi ketiga tercepat dengan catatan waktu 1 menit 54,613 detik.

Catatan itu merupakan peningkatan karena pada tes hari kedua, Minggu (24/2), Marquez hanya berada di urutan kelima dengan waktu tercepat 1 menit 55,004 detik.

Sementara itu, Rossi berada di urutan keempat dengan meraih lap tercepat dari 35 lap yakni 1 menit 54,651 detik. Torehan itu juga memperbaiki catatan waktunya di tes hari terakhir ini.

Pada hari kedua, The Doctor harus puas berada di urutan ke-19 dengan catatan waktu 1 menit 55,795 detik. Rossi saat itu menyebut ia masih sangat lambat dengan motor M1 tunggangannya tersebut.

"Hari ini [Minggu] lebih berat. Saya harus berusaha lebih keras, terutama di ban belakang. Kemarin kami memiliki setting dasar, saya tidak terlalu buruk."

Agen Domino- Kami berusaha untuk memperbaikinya, mencoba sejumlah hal berbeda, namun juga beberapa material yang berbeda. Sayang sekali, kami tidak bisa memperbaikinya,ujar Rossi dikutip dari Crash.

Di posisi kelima pada tes MotoGP 2019 Qatar ditempati rekan setim Marquez di Repsol Honda, Jorge Lorenzo. Ia mencatatkan waktu tercepat 1 menit 54,653 detik.

Hasil Hari Terakhir Tes MotoGP 2019 di Sirkuit Qatar (10 Besar)

1. VINALES, Maverick Monster Energy Yamaha MotoGP 1:54.208 25 / 50
2. QUARTARARO, Fabio Petronas Yamaha SRT 1:54.441 0.233 0.233 28 / 48
3. MARQUEZ, Marc Repsol Honda Team 1:54.613 0.405 0.172 30 / 53
4. ROSSI, Valentino Monster Energy Yamaha MotoGP 1:54.651 0.443 0.038 35 / 38
5. LORENZO, Jorge Repsol Honda Team 1:54.653 0.445 0.002 26 / 33
6. MORBIDELLI, Franco Petronas Yamaha SRT 1:54.660 0.452 0.007 42 / 61
7. ESPARGARO, Pol Red Bull KTM Factory Racing 1:54.770 0.562 0.110 27 / 37
8. NAKAGAMI, Takaaki LCR Honda IDEMITSU 1:54.789 0.581 0.019 48 / 50
9. PETRUCCI, Danilo Mission Winnow Ducati 1:54.818 0.610 0.029 19 / 43
10. MILLER, Jack Alma Pramac Racing 1:54.851 0.643 0.033 47 / 47 (bac)

Tuesday, February 5, 2019

CANDUQQ | ROSSI MEMINTA VINALES MELAMBAT PADA MOTOGP 2019

ROSSI MEMINTA VINALES MELAMBAT PADA MOTOGP 2019




CANDUQQ- Pembalap Monster Energy Yamaha Valentino Rossi meminta Maverick Vinales untuk tampil lebih lambat agar lebih mudah baginya untuk memenangkan balapan MotoGP 2019.

Pernyataan itu diungkapkan oleh Rossi saat memperkenalkan penampilan baru Yamaha YZR-M1 di Four Season Hotel, Jakarta, Senin (4/2). Rossi menyebutnya ketika pembawa acara memintanya untuk mengirimkan pesan kepada rekan setimnya.

"Cobalah lebih lambat. Jangan berisik dan jangan terlalu banyak menekan. Ha ha ha. Kita harus berjuang untuk masuk ke papan atas," kata Rossi sambil bercanda.
Bersama Vinales, Rossi berharap Yamaha bisa tampil lebih kuat dari musim sebelumnya. Dia juga mengaku siap meningkatkan kinerjanya agar mendapat hasil yang lebih baik di musim ini.

"Kami adalah pasangan yang baik. Dia [Vinales] masih muda dan saya belum terlalu tua. Tapi saya cukup lama [di MotoGP] dan memiliki banyak pengalaman. Tetapi Vinales adalah pembalap yang cepat dan kuat. Kami akan berusaha lebih baik sehingga kita bisa lebih kuat, "jelasnya.

Menanggapi pernyataan Rossi, Vinales juga memberikan pernyataan. Menurutnya, Rossi adalah pembalap senior yang memberikan banyak pengetahuan sepanjang lomba.

"Ketika dia selesai balapan dan Rossi membuka helmnya, dia segera tersenyum dan mengatakan bahwa kami adalah teman. Kita bisa melakukan semuanya bersama," kata Vinales.

Agen Domino- Sementara itu, Kepala Tim MotoGP Yamaha Lin Jarvis menyatakan optimismenya kepada dua pembalap. Selain itu, ia telah menyediakan semua kebutuhan yang mereka berdua butuhkan untuk dapat melakukan yang terbaik di MotoGP 2019.

"Sebagai sebuah tim, kami tahu mereka dapat memenangkan kejuaraan. Kami juga telah menyediakan alat bagi mereka untuk menyelesaikan pekerjaan dengan baik dan kami berharap mereka dapat bekerja sama dengan baik musim ini dan menjadi sukses musim ini," kata Jarvis.

Dua musim sebelumnya, Rossi dan Vinales bergantian mengungguli satu sama lain. Pada 2017 MotoGP, Vinales berada di peringkat ketiga dan Rossi di peringkat kelima. Sementara di musim lalu Rossi berhasil menembus posisi tiga besar diikuti oleh Vinales di tempat keempat.

Sunday, January 13, 2019

CANDUQQ | MOTOR YAMAHA MASIH TERLALU BESAR BAGI VINALES

MOTOR YAMAHA MASIH TERLALU BESAR BAGI VINALES




CANDUQQ- Pebalap Yamaha Factory Racing, Maverick Vinales kerap mengeluhkan masalah teknis sepanjang MotoGP 2018 lalu. Dia mengeluhkan banyak hal seperti ECU yang belum pas hingga sasis.

Kini, dia kembali memberikan pernyataan mengejutkan soal masalah teknis yang ia alami bersama pabrikan Garpu Tala. Kepada Motorsport.com, Vinales mengaku dirinya kesulitan berkendara karena YZR-M1 memiliki ukuran yang terlalu besar baginya.

Yamaha memang diketahui sempat puasa kemenangan di MotoGP selama 1,5 musim. Vinales maupun Valentino Rossi sama-sama mengeluhkan kurangnya grip ban belakang.

Selain itu, mereka juga mengeluhkan masalah akselerasi diakibatkan sistem elektronik yang tak terlalu berkembang dibandingkan Ducati dan Honda.

Meski begitu, ukuran tubuh juga ternyata membuat pengembangan M1 menjadi agak terpecah. Rossi yang memiliki tinggi 182 cm merupakan salah satu rider dengan tubuh tertinggi di MotoGP, sementara Vinales memiliki tinggi 165 cm.

Atas dasar inilah Vinales meminta perubahan motor sejak awal musim MotoGP 2017.

Minta Perubahan Sejak Lama

Agen Domino- Juara dunia Moto3 2013 ini juga menyatakan, meski Yamaha dan Suzuki dinilai memiliki karakter mesin yang cukup mirip, perbedaan ukuran motor membuatnya harus kembali beradaptasi. Vinales yang pada dua tahun pertamanya di MotoGP membela Suzuki, mengaku langsung cocok dengan GSX-RR.

Hal inilah yang tak terjadi saat ia hijrah ke Yamaha pada 2017, meski sempat merebut tiga kemenangan di lima seri pembuka.

"Sejak awal, saya meminta Yamaha menyediakan motor yang lebih kecil karena yang saya kendarai sampai sekarang terlalu besar. Saya ingat langsung cocok dengan Suzuki dan bisa menggapai segala arah, sementara M1 terlalu besar," katanya.

"Sulit mengubah motor secara keseluruhan, tapi jika mempertimbangkan mesinnya, beberapa detail dan aerodinamika, saya rasa perbedaannya bakal sangat penting," ujarnya.

Ingin Lebih Keras Kepala

Menjelang musim 2019, Vinales pun bertekad bersikap lebih tegas kepada para teknisi dan engineer Yamaha untuk menyediakan perangkat yang bisa mendukung gaya balapnya. Ia tak ingin kesalahan-kesalahan pada masa pramusim 2018 kembali terulang.

"Pada awal 2018, saya harusnya lebih yakin soal keputusan teknis, contohnya saat saya meminta untuk menjajal mesin 2016 lagi. Kala itu saya kurang keras kepala dan saya harus membayar akibatnya," pungkas rider berjuluk Top Gun ini.

Saturday, January 5, 2019

CANDUQQ | VINALES MENGUBAH NOMOR MOTORNYA, MARQUEZ BINGUNG

VINALES MENGUBAH NOMOR MOTORNYA, MARQUEZ BINGUNG




CANDUQQ- Menjelang MotoGP 2019, pembalap Movistar Yamaha, Maverick Vinales memutuskan tak akan lagi memakai nomor 25. Sebagai gantinya, pembalap asal Spanyol itu bakal mengenakan nomor 12.

Vinales menjelaskan pergantian itu untuk menghapus kenangan masa-masa sulit bersama Yamaha dalam dua musim terakhir. Dia ingin memulai era baru dengan nomor tersebut, termasuk menggaet kepala kru anyar, Esteban Garcia.

Keputusan ini tak urung membuat rekannya sesama pembalap MotoGP, Marc Marquez, bingung. Pembalap Repsol Honda itu menilai keputusan Vinales tersebut aneh.

"Saya tak tahu (mengapa harus mengganti nomor). Sejak pertama memakai nomor 93, saya selalu mempertahankannya," kata Marquez, seperti dilansir Crash, Jumat (4/1/2019).

Marquez menduga upaya Vinales mengganti nomor berkaitan dengan klenik. "Mungkin secara psikologis membantu di di lintasan MotoGP. Namun, saya tak mungkin mengganti nomor. Ada beberapa pembalap yang sangat terobsesi (dengan nomor) dibanding yang lain. Hal-hal seperti ini bisa memengaruhi beberapa orang. Tapi, saya tak memercayai takhayul."

Pernah Gunakan Nomor 12

Agen Domino- Salah satu alasan Vinales memilih nomor 12 karena pernah menggunakannya pada awal-awal kariernya di balap motor. Saat itu Vinales pernah mengalahkan Marquez.

"Saya tak ingat menjalani seluruh kompetisi secara bersama (dengan Vinales) saat anak-anak. Kami menjalani beberapa balapan, itu tak masalah," terang Marquez.

"Pada suatu tahun, ketika masih sangat kecil, saya memakai nomor 3. Tetapi, sekarang kami di MotoGP dan itu yang penting. Kami tak bisa hidup pada masa lalu, kami harus hidup pada masa sekarang," imbuh Marquez.

Wednesday, December 5, 2018

CANDUQQ | MOTOGP, BEDA PENDAPAT ANTARA ROSSI DAN VINALES TENTANG MOTOR BARU YAMAHA



CANDUQQ- Valentino Rossi dan Maverick Vinales belum sependapat mengenai motor baru Yamaha untuk MotoGP 2019. Saat Vinales memuji performa motot tersebut, sementara Rossi justru bertolak belakang.

Menurut Rossi, Yamaha masih perlu kerja ekstra agar kompetitif melawan Honda dan Ducati. "Saya menyukai optimisme Maverick," kata Rossi tersenyum, seperti dilansir GP One, Jumat (30/11/2018).

"Tapi, sebelum menyanyikan lagu kemenangan, kami harus menyelesaikan masalahnya. Ini tak mengabaikan fakta dia cepat di sini (tes MotoGP Jerez), salah satu pembalap tercepat di lintasan."

Hasil yang dibukukan Rossi dan Vinales pada tes MotoGP di Jerez, Rabu-Kamis (28-29/11/2018), memang bertolak belakang. Pada hari pertama Vinales menghuni posisi keempat, sedangkan Rossi terpuruk di urutan ke-17. Vinales makin kompetitif pada hari kedua dengan menempati posisi ketiga. Rossi juga tampil lebih baik, tapi hanya berada di urutan ke-11.

"Situasi teknis di MotoGP telah berubah dalam beberapa tahun terakhir. Ducati yang pertama melakukan perubahan besar, terutama jumlah orang yang bekerja di lintasan dan di perusahaan. Mereka sudah mendekati organisasi seperti di F1 dan Honda mengikuti seperti itu," urai The Doctor.

"Itulah yang saya garis bawahi dalam beberapa bulan terakhir. Kami perlu melakukan yang sama jika ingin bersaing melawan mereka," imbuh Rossi.

Saat ditanya apakah harapannya sudah terwujud, Rossi menjawab singkat.

"Apa yang Anda lihat? Jadi katakan saja Vinales benar," ujar Valentino Rossi sembari tertawa.

 

CANDUQQ | MOTOGP, BEDA PENDAPAT ANTARA ROSSI DAN VINALES TENTANG MOTOR BARU YAMAHA



CANDUQQ- Valentino Rossi dan Maverick Vinales belum sependapat mengenai motor baru Yamaha untuk MotoGP 2019. Saat Vinales memuji performa motot tersebut, sementara Rossi justru bertolak belakang.

Menurut Rossi, Yamaha masih perlu kerja ekstra agar kompetitif melawan Honda dan Ducati. "Saya menyukai optimisme Maverick," kata Rossi tersenyum, seperti dilansir GP One, Jumat (30/11/2018).

"Tapi, sebelum menyanyikan lagu kemenangan, kami harus menyelesaikan masalahnya. Ini tak mengabaikan fakta dia cepat di sini (tes MotoGP Jerez), salah satu pembalap tercepat di lintasan."

Hasil yang dibukukan Rossi dan Vinales pada tes MotoGP di Jerez, Rabu-Kamis (28-29/11/2018), memang bertolak belakang. Pada hari pertama Vinales menghuni posisi keempat, sedangkan Rossi terpuruk di urutan ke-17. Vinales makin kompetitif pada hari kedua dengan menempati posisi ketiga. Rossi juga tampil lebih baik, tapi hanya berada di urutan ke-11.

"Situasi teknis di MotoGP telah berubah dalam beberapa tahun terakhir. Ducati yang pertama melakukan perubahan besar, terutama jumlah orang yang bekerja di lintasan dan di perusahaan. Mereka sudah mendekati organisasi seperti di F1 dan Honda mengikuti seperti itu," urai The Doctor.

"Itulah yang saya garis bawahi dalam beberapa bulan terakhir. Kami perlu melakukan yang sama jika ingin bersaing melawan mereka," imbuh Rossi.

Saat ditanya apakah harapannya sudah terwujud, Rossi menjawab singkat.

"Apa yang Anda lihat? Jadi katakan saja Vinales benar," ujar Valentino Rossi sembari tertawa.