Showing posts with label PA 212. Show all posts
Showing posts with label PA 212. Show all posts

Saturday, February 16, 2019

CANDUQQ | DIDUGA MELAKUKAN PELANGGARAN KAMPANYE, KETUA PA 212 DIPERIKSA 6 JAM

DIDUGA MELAKUKAN PELANGGARAN KAMPANYE, KETUA PA 212 DIPERIKSA 6 JAM




CANDUQQ-  Ketua Persaudaraan Alumni (PA) 212 Slamet Maarif menjalani pemeriksaan selama kurang lebih selama enam jam di Mapolres Surakarta. Hal itu diutarakan pengacara Slamet, Mahendradatta.

Diketahui, Slamet diperiksa sebagai saksi atas dugaan pelanggaran kampanye dalam acara tabligh Akbar di Solo, Jawa Tengah. Dia diduga mengkampanyekan Prabowo - Sandi di tempat terbuka, padahal kampanye rapat umum baru boleh dilakukan pada 24 Maret -13 April.

"Mulai jam 11.00 WIB atau kurang selesai jam 17.15 WIB," ucap Mahendradatta.

Mahendradatta enggan merinci apa saja yang ditanyakan penyidik kepada Slamet. Dia hanya mengatakan bahwa pernyataan seputar rangkaian tablig akbar di Solo dan keterlibatan Slamet di acara tersebut.

Mahendradatta mengatakan ada sejumlah keganjilan dalam kasus yang membelit Slamet. Menurut dia, Bawaslu Solo terlalu cepat melimpahkan kasus tersebut ke Polres Surakarta.

Mahendradatta mengatakan Bawaslu Solo belum mengklarifikasi keberadaan Slamet di acara tablig akbar. Padahal, lanjutnya, Slamet belum sepakat menjadi anggota timses Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

"Tapi semua akibat Bawaslu Solo yang main meneruskan proses saja," kata Mahendradatta.

Selain itu, Mahendradatta juga menegaskan bahwa acara yang dihadiri Slamet adalah tablig akbar. Bukan kampanye terbuka timses Prabowo-Sandi.

Agen Domino- Tablig akbar sama dengan rapat umum? Lihat saja foto-foto tablig akbar Solo. Mana yang menunjukkan itu kampanye," ucap Mahendradatta.

Slamet diperiksa atas dugaan pelanggaran kampanye dalam acara tablig akbar di Solo, Jawa Tengah. Dia diperiksa sebagai saksi di Mapolres Surakarta pada hari ini , Kamis (7/2).

Slamet diduga mengkampanyekan Prabowo-Sandi di tempat terbuka, padahal kampanye rapat umum baru boleh dilakukan pada 24 Maret-13 April. Akibat tindakannya itu, Slamet diduga melanggar Pasal 492 dan 521 Undang-Undang No 7 tahun 2017 tentang Pemilu.

CANDUQQ | DIDUGA MELAKUKAN PELANGGARAN KAMPANYE, KETUA PA 212 DIPERIKSA 6 JAM

DIDUGA MELAKUKAN PELANGGARAN KAMPANYE, KETUA PA 212 DIPERIKSA 6 JAM




CANDUQQ-  Ketua Persaudaraan Alumni (PA) 212 Slamet Maarif menjalani pemeriksaan selama kurang lebih selama enam jam di Mapolres Surakarta. Hal itu diutarakan pengacara Slamet, Mahendradatta.

Diketahui, Slamet diperiksa sebagai saksi atas dugaan pelanggaran kampanye dalam acara tabligh Akbar di Solo, Jawa Tengah. Dia diduga mengkampanyekan Prabowo - Sandi di tempat terbuka, padahal kampanye rapat umum baru boleh dilakukan pada 24 Maret -13 April.

"Mulai jam 11.00 WIB atau kurang selesai jam 17.15 WIB," ucap Mahendradatta.

Mahendradatta enggan merinci apa saja yang ditanyakan penyidik kepada Slamet. Dia hanya mengatakan bahwa pernyataan seputar rangkaian tablig akbar di Solo dan keterlibatan Slamet di acara tersebut.

Mahendradatta mengatakan ada sejumlah keganjilan dalam kasus yang membelit Slamet. Menurut dia, Bawaslu Solo terlalu cepat melimpahkan kasus tersebut ke Polres Surakarta.

Mahendradatta mengatakan Bawaslu Solo belum mengklarifikasi keberadaan Slamet di acara tablig akbar. Padahal, lanjutnya, Slamet belum sepakat menjadi anggota timses Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

"Tapi semua akibat Bawaslu Solo yang main meneruskan proses saja," kata Mahendradatta.

Selain itu, Mahendradatta juga menegaskan bahwa acara yang dihadiri Slamet adalah tablig akbar. Bukan kampanye terbuka timses Prabowo-Sandi.

Agen Domino- Tablig akbar sama dengan rapat umum? Lihat saja foto-foto tablig akbar Solo. Mana yang menunjukkan itu kampanye," ucap Mahendradatta.

Slamet diperiksa atas dugaan pelanggaran kampanye dalam acara tablig akbar di Solo, Jawa Tengah. Dia diperiksa sebagai saksi di Mapolres Surakarta pada hari ini , Kamis (7/2).

Slamet diduga mengkampanyekan Prabowo-Sandi di tempat terbuka, padahal kampanye rapat umum baru boleh dilakukan pada 24 Maret-13 April. Akibat tindakannya itu, Slamet diduga melanggar Pasal 492 dan 521 Undang-Undang No 7 tahun 2017 tentang Pemilu.

Tuesday, February 5, 2019

CANDUQQ | PA 212 POLISIKAN GRACE NATALIE TERKAIT LARANGAN POLIGAMI

PA 212 POLISIKAN GRACE NATALIE TERKAIT LARANGAN POLIGAMI




CANDUQQ- Alumni Presidium (PA) 212 melaporkan Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie ke Unit Investigasi Kriminal Markas Besar Kepolisian Nasional. Grace dilaporkan karena pernyataannya yang melarang poligami.

"Grace Natalie yang melakukan serangan hukum Islam, poligami Syari"a," kata Sekretaris Jenderal Koordinator Pertahanan Islam (Korlabi) Bamukmin novel di Unit Investigasi Kriminal Markas Besar Kepolisian Nasional, Gambir, Senin (4/2).

Dalam laporan tersebut, reporter ditulis atas nama Soni Pradhana Putra dengan nomor LP / B / 0151 / II / 2019 / Bareskrim. Grace melaporkan pada tiga artikel, yaitu UU No. 19 tahun 2016 tentang ucapan kebencian, UU No. 11 tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik dalam pasal 28 ayat (2), dan UU No. 1 tahun 1946 tentang penistaan ​​pasal 156a.

Novel ini berpendapat bahwa dengan melarang poligami, Grace telah menentang hukum Islam. Padahal, lanjutnya, hukum Islam dilindungi di Indonesia.

"Dilindungi oleh Pancasila, artinya Grace Natalie ini telah menyinggung Pancasila, menyinggung agama, menyinggung unsur golongan, melakukan hate speech yang semua terbuka di media elektronik," tuturnya.

Novel pun berharap agar pihak kepolisian bisa memproses laporan terhadap Grace tersebut.

Grace Natalie sebelumnya menyatakan partai yang dipimpinnya tidak akan pernah mentolerir apalagi mendukung praktik poligami.

Agen Domino- PSI tidak akan pernah mendukung poligami. Tak akan ada kader, pengurus, dan anggota legislatif dari partai ini yang boleh mempraktikan poligami," kata Grace, di Surabaya, Selasa (11/12).

Tak hanya itu, kata dia, PSI juga akan memperjuangkan pemberlakuan larangan poligami bagi pejabat publik di tingkat eksekutif, legislatif, dan yudikatif. Hal yang sama pun akan diperjuangkan bagi para aparatur sipil negara (ASN).

"Kami akan memperjuangkan revisi atas undang-undang Nomor 1 Tahun 1974, yang memperbolehkan poligami," ujar Grace.